SEBUAH TAMAN DI BAWAH KAKI LANGIT
Aku
datang mengamatimu lebih dekat,
Gadis
kecil itu, di pinggiran taman sedang memetik teratai
Waktu
telah membawaku menjadi sahabat cinta bersama anak dara itu
Bagaikan
indurasmi aku bicara dengan cinta dan
harsa yang menakjubkan
Bahagia
dalam romansa kisahnya sambil menari-nari mengelilingi taman
Ada
untaian senyum manis nya, tawa renyahnya dan segukkan tangisannya
Aku
jatuh cinta pada tatapan mata yang begitu padmarini, lukisan wajah merah
jambu
Memberi
kedamaian hati dan pesona kirana
Aku
menggagumi ceritamu, duhai gadis kecil
Aku
mencintai perangaimu, duhai gadis kecil
Kemarilah
beri aku setangkai teratai itu, duhai gadis kecil
Berkejar-kejaranlah
aku bersamanya dalam guyuran hujan sore menjelang senja
Saling
merangkul dalam basah dan dingin yang siap berganti dengan renjana cinta
Dan
aku tahu, gadis kecil itu perkasa melawan cerita dunianya yang kejam dan gelap
Tak
pernah merasa takut, apalagi merapuhkan diri
Gadis
kecil, kamu tahu? rinai hujanpun pasti
merindumu penuh haru
Semestinya
begitupun aku, ingin menanti bianglala bersamamu di taman ini
Sebelum
akhirnya, cerita sebuah taman di bawah kaki langit mulai ku kenang
Tangerang,
20 Mei 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar